Untitled (2000 x 554 px).png

Dirjen Badilag Minta 9 Aplikasi Segera Diterapkan

    2019  

 

www.badilag.mahkamahagung.go.id- Dirjen Badilag Dr. Drs. Aco Nur, S.H., M.H, melakukan pembinaan kepada seluruh ketua, panitera dan sekretaris PA sewilayah PTA Surabaya, Kamis (24/10). Acara yang dilaksanakan di Aula PTA Surabaya, juga dihadiri ketua PTA Surabaya Drs. H. Bahrussam Yunus, S.H., M.H, sekretaris Ditjen Badilag Drs. Arief Hidayat , S.H., M.M. dan Direktur Pembinaan Tenaga Teknis Peradilan Agama Dr. Candra Boy Seroza, S.Ag., M.Ag.

Pembinaan oleh Dirjen Badilag ini merupakan rangkaian akhir dari pelantikan wakil ketua dan panitera Pengganti PTA Surabaya, wisuda purnabhakti hakim tinggi serta launching aplikasi inovasi PTA Surabaya.

Dalam pembinaannya Aco Nur berharap, 9 Aplikasi yang dilaunching oleh Badilag pada bulan September yang lalu dapat segera diterapkan di seluruh satker di Indonesia. "Bulan November nanti saya akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan 9 aplikasi ini," ungkapnya.

Pembuatan 9 aplikasi ini, lanjut Aco Nur, tidak menggunakan pihak ketiga, tetapi dengan memanfaatkan SDM yang dimiliki oleh Peradilan Agama, yang 50% adalah pegawai honorer.

Satu hal yang menjadi perhatiannya adalah Aplikasi Verifikasi Data Kemiskinan. Aplikasi ini menjadi bentuk kerjasama Badilag dengan Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan (TNP2K). Aco Nur mengatakan data yang diperoleh dari TNP2K adalah data yang bisa dipertanggungjawabkan. Oleh sebab itu Badilag mengambil langkah untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, supaya masyarakat tidak dibebankan waktu dan biaya untuk mendapatkan surat keterangan tidak mampu.

    2019

Selama ini untuk mendapatkan surat keterangan tidak mampu masyarakat harus melalui beberapa tahap, yaitu harus membawa surat pengantar baik dari RT, RW ataupun Kelurahan. "Dengan bekerjasama dengan TNP2K, masyarakat tidak perlu lagi mendapatkan surat keterangan ini melalui RT, RW ataupun Kelurahan, tetapi langsung ke pengadilan dengan membawa KTP. Dengan menginput Nomor Induk Kependudukan (NIK) pada KTP, akan diketahui bahwa yang bersangkutan adalah masyarakat dibawah garis kemiskinan yang perlu dibebaskan dalam biaya perkara," ujarnya.

Dalam kesempatan ini Aco Nur juga memonitoring penyelesaian perkara, E-court, website dan realisasi anggaran. Ini dilakukannya setiap kali melakukan pembinaan di daerah.

Berikut data 10 besar penilaian penyelesaian perkara, E-court, website dan realisasi anggaran Pengadilan Agama se-wilayah PTA Surabaya :

Penilaian Penyelesaian Perkara

No

Satuan Kerja

Ketua

Wakil

Hakim

Kepaniteraan

Beban
Perkara

Putus

Beban
Minutasi

Minutasi

Sisa Upload
Putusan

Upload Putusan
Tahun Ini

Nilai
Akhir

1

PA TRENGGALEK

1

0

5

8

2521

2235

2235

2235

515

2235

88,01

2

PA BONDOWOSO

1

0

5

7

2181

1946

1946

1946

1151

1946

87,40

3

PA JEMBER

1

1

20

21

7776

6977

6977

6977

516

6976

87,37

4

PA SITUBONDO

1

0

4

15

1939

1682

1682

1682

25

1682

86,17

5

PA TUBAN

1

0

15

16

3401

2906

2906

2906

376

2906

85,75

6

PA SUMENEP

1

1

2

10

1772

1558

1558

1558

0

1557

85,72

7

PA PASURUAN

1

1

5

11

2056

1810

1810

1796

622

1810

85,67

8

PA BAWEAN

1

1

1

6

254

223

223

223

0

223

85,65

9

PA KODYA MALANG

1

1

17

18

3383

2899

2899

2899

791

2896

85,01

10

PA PROBOLINGGO

1

0

3

8

671

596

596

596

0

596

84,97

 

Implementasi E-Court

No

Satuan Kerja

Jumlah Perkara E-Court Terdaftar

1

PA KABUPATEN MALANG

912

2

PA BANYUWANGI

204

2

PA SURABAYA

204

3

PA KOTA MADYA MALANG

188

4

PA KABUPATEN MADIUN

173

5

PA KRAKSAAN

160

6

PA NGAWI

140

7

PA JOMBANG

132

8

PA PONOROGO

124

9

PA LAMONGAN

116

10

PA SUMENEP

101

 

Penilaian Website

No

Satuan Kerja

Skor

Persentase

1

PA LUMAJANG

430

98%

2

PA GRESIK

420

95%

3

PA PONOROGO

410

93%

4

PA KOTA MADIUN

405

92%

5

PA BANGIL

400

91%

5

PA JEMBER

400

91%

6

PA TULUNGAGUNG

390

89%

7

PA LAMONGAN

385

88%

8

PA KAB. MALANG

380

86%

8

PA MOJOKERTO

380

86%

9

PA KAB. KEDIRI

370

84%

10

PA BLITAR

365

83%

10

PA KOTA MALANG

365

83%

 

Realisasi Anggaran DIPA 01

No

Satuan Kerja

Realisasi ()

1

PA NGANJUK

115,22%

2

PA MALANG

114,58%

3

PA SIDOARJO

102,84%

4

PA BOJONEGORO

101,98%

5

PA KAB. MALANG

97,89%

6

PA JEMBER

96,19%

7

PA BONDOWOSO

96,01%

8

PA PROBOLINGGO

95,66%

9

PA LAMONGAN

95,47%

10

PA TULUNGAGUNG

94,92%

 

Realisasi Anggaran DIPA 04

No

Satuan Kerja

Realisasi ()

1

PA PAMEKASAN

100,00%

1

PA BAWEAN

100,00%

1

PA PONOROGO

100,00%

2

PA PACITAN

99,98%

3

PA PASURUAN

99,76%

4

PA MALANG

97,84%

5

PA NGAWI

95,92%

6

PA BONDOWOSO

93,08%

7

PA MALANG KAB. MALANG

90,30%

8

PA NGANJUK

89,53%

9

PA KABUPATEN MADIUN

88,87%

10

PA TRENGGALEK

87,90%

SAMBUT PEMBANGUNAN GEDUNG PENGADILAN, MA SELENGGARAKAN PEMBINAAN DAN KONSULTASI

2019

 

www.mahkamahagung.go.id- Jakarta—Humas: Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan wawasan di bidang pembangunan dan renovasi gedung kantor pengadilan di seluruh Indonesia, Mahkamah Agung menyelenggarakan pembinaan dan konsultasi persiapan pelaksanaan pembangunan gedung kantor. Acara yang diselenggarakan di Hotel Mercure Convention Center, Jakarta tersebut diperuntukkan bagi Pengguna Anggaran (PA), Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan Pejabat Pembuat Komitmen yang akan melaksanakan pembangunan atau renovasi gedung pada tahun anggaran 2020.

Saat membuka acara tersebut, Rabu (30/10/2019), Sekretaris Mahkamah Agung, A. S. Pudjoharsoyo yang diwakili oleh Sahwan, Kepala Biro Keuangan Mahkamah Agung menjelaskan bahwa pentingnya dilakukan pembinaan dan konsultasi mengenai pembangunan gedung agar aparatur yang terlibat dalam pembangunan atau renovasi gedung dapat mengetahui tata cara pelaksanaannya dengan benar serta mendapatkan perkembangan peraturan terkait.

“Untuk menghindari kesalahan yang mungkin timbul di belakang hari nanti,” ujar Pudjoharsoyo menjelaskan.

Selain itu, lanjut Pudjoharsoyo, Mahkamah Agung menghendaki agar pada akhir tahun 2020 semua pembangunan gedung kantor sudah dapat dirampungkan. “Artinya, pada tahun 2020 Mahkamah Agung telah mampu mewujudkan gedung pengadilan sesuai standar yang ada,” imbuh Pudjoharsoyo.

  

Berencana Membangun 25 Gedung Pengadilan Baru

Pada tahun 2020, Mahkamah Agung mendapatkan anggaran belanja modal sebesar 1,2 trilyun rupiah. Anggaran tersebut akan dipergunakan untuk membangun 25 gedung pengadilan baru, menyelesaikan pembangunan yang berstatus konstruksi dalam pengerjaan (KDP), dan pembangunan-pembangunan yang berpotensi berstatus KDP.

Gedung-gedung baru yang akan dibangun pada tahun 2020, menurut Pudjoharsoyo adalah sebagian dari 85 pengadilan baru yang diresmikan operasionalnya oleh Ketua Mahkamah Agung tanggal 22 Oktober 2018 yang lalu. Saat ini pengadilan-pengadilan tersebut menempati gedung tempat sidang di luar gedung pengadilan induk (zitting plaats), gedung-gedung berstatus pinjam pakai dari pemerintah daerah, bahkan sebagian masih menyewa gedung bahkan ruko.

Pembangunan gedung baru ini dimaksudkan agar pengadilan dapat melayani masyarakat pencari keadilan secara optimal. “Ini semua dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan guna mendukung reformasi Birokrasi yang telah dicanangkan oleh Pemerintah,” lanjut Pudjoharsoyo.

Seluruh gedung pengadilan yang akan dibangun tersebut terdiri dari 16 Pengadilan Negeri dan 9 Pengadilan Agama. “Hingga saat ini baru 25 pengadilan yang telah memenuhi persyaratan data dukung,” ungkapnya menjelaskan. Dengan begitu, Mahkamah Agung akan secara simultan menyelesaikan pembangunan gedung pengadilan baru di tahun-tahun berikutnya.

Menggandeng Beberapa Pemangku Kepentingan

Untuk memastikan ketercapaian maksud dari kegiatan pembinaan dan konsultasi persiapan pembangunan gedung pengadilan tersebut, Mahkamah Agung menggandeng sejumlah pemangku kepentingan yang dinilai memiliki keterkaitan dengan anggaran dan pembangunan gedung. Para pemangku kepentingan tersebut adalah Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementerian Keuangan, Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat dan Badan Pengawasan Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Pihak-pihak tersebut diharapkan turut memberikan penguatan baik pada tataran kebijakan maupun teknis terkait dengan pembangunan dan renovasi gedung.  “Para peserta akan diberikan materi tentang Sistem Informasi Rencana Umum Pengadaan (SIRUP) dan langsung akan dipraktekkan untuk kepentingan pembangunan gedung di satuan kerjanya,” Ujar Sahwan, yang bertindak selaku ketua panitia.

Sahwan berharap setelah mengikuti kegiatan ini pelaksanaan pembangunan dan renovasi gedung kantor pengadilan dapat segera dilaksanakan sesuai target yang direncanakan, penyerapan dan pertanggung jawabannya sesuai dengan aturan yang berlaku. Semoga. (Humas/Mohammad Noor/photo:azh)

DHARMAYUKTI KARINI MENYERAHKAN BANTUAN DANA BEASISWA UNTUK 410 ORANG PUTRA PUTRI BERPRESTASI DARI PEGAWAI HONORER, SECURITY DAN OFFICE BOY DI LINGKUNGAN MAHKAMAH AGUNG

2019 

www.mahkamahagung.go.id- Jakarta - Humas : Setelah sehari sebelumnya Dharmayukti Karini Mahkamah Agung menyerahkan secara simbolis Bantuan Dana Beasiswa ( BDBS) kepada perwakilan tingkat Sekolah Dasar,tingkat SLTP, tingkat SLTA, dan tingkat perguruan tinggi pada peringatan HUT Dharmayukti Karini ke - 17, Pada Hari ini, Kamis, 3 Oktober 2019, penyerahan BDBS untuk 410 orang putra-putri berprestasi dari Pegawai Honorer, Security, dan Office Boy yang berasal dari Lingkungan Mahkamah Agung dilaksanakan di Ruang Wiryono Mahkamah Agung RI. Acara ini dihadiri oleh Ibu Budi Utami Syarifuddin,Ibu Emi Syamsul Maarif, Ibu Istianah Salman Luthan dan para pengurus Dharmayukti Karini.

   2019

Sesuai dengan yang disampaikan oleh Ketua Panitia HUT Ke-17 Dharmayukti Karini, Ibu Emi Syamsul Maarif bahwa jumlah keseluruhan penerima BDBS Tahun ini terdiri dari 210 orang untuk tingkat Sekolah Dasar, 74 orang untuk tingkat SLTP, 89 orang untuk tingkat SLTA, dan 37 orang untuk tingkat perguruan tinggi.

Alhamdulillah, Senang Sekali bisa mendapatkan Bantuan dana Beasiswa seperti ini, terimakasih." Ucap salah seorang Office Boy yang baru saja menerima BDBS untuk Putranya.

       2019

2019

 

Melalui kegiatan BDBS, Dharmayukti bertekad untuk membangun generasi muda yang dapat berperan dalam Ilmu pengetahuan dan teknologi di era digital. "Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan, supaya semua bisa terbantu dan bisa terus bersilaturahmi." Ujar Ibu Emi Syamsul Maarif saat Acara tersebut berlangsung.(IP/EN/RS)



PELEPASAN DAN PENGANTAR TUGAS HAKIM TINGGI PENGADILAN TINGGI AGAMA PALEMBANG Drs. H. ABDULLAH, S.H., M.H SEBAGAI WAKIL KETUA PENGADILAN TINGGI AGAMA KUPANG

 

  2019

PTA-Palembang|01-10-2019

www.pta-palembang.net - Palembang- Selasa, 01 Okotber 2019 bertempat di Lt.4 Aula Pengadilan Tinggi Agama Palemabang acara Pelepasan dan Pengantar Tugas Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs.H.Abdullah, S.H.,M.H. Sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang.  Acara ini di hadiri oleh Hakim Tinggi, Pejabat Struktural, Fungsional dan Karyawan/ti  PTA Palembang, Ketua PA Palembang, Kayuagung, Pangkalan Balai dan Prabumulih, Ketua PTA Jayapura serta Dharmayukti Karini.
 
 
 
Acara Pelepasan dan Pengantar Tugas Hakim Tinggi ini didasarkan oleh Keputusan Ketua Mahkamah Agung Nomor: 136/KMA/SK/VIII/2019 Tentang Promosi dan Mutasi Pimpinan Syariah Aceh / Pengadilan TInggi Agama Palembang Tanggal 29 Agustus 2019. 
 
 
 
 
 
Adapun susunan acara adalah :
  1. Pembacaan Do'a oleh Drs.H. Kamil Umar Esa, S.H
  2. Kesan dan Pesan Hakim Tinggi yang mutasi dan Promosi oleh Drs.H.Abdullah, S.H.,M.H
  3. Kesan dan Pesan yang memawakili karyawan/ti Pengadilan TInggi Agama Palembang oleh Drs.H.Mohd. Abduh, HMN, S.H
  4. Sambutan dari ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang
  5. Hiburan dari PTA NADA
  6. Penyerahan Cendera Mata
  7. Ucapan Selamat.

Adapun Riwayat jabatan  Drs.H. Abdullah, S.H.,M.H adalah :

Hakim Tinggi

Pengadilan Tinggi Agama Palembang

22 Maret 2016

Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Mataram

03 Februari 2014

Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Banyuwangi

14 Agustus 2012

Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Kraksaan

23 September 2010

Wakil Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Probolinggo

30 Oktober 2009

Hakim Tingkat Pertama

Pengadilan Agama Semarang

05 Juli 2006

Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Simalungun

03 Agustus 2004

Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Gunung Sitoli

24 Mei 2002

Wakil Ketua Pengadilan

Pengadilan Agama Gunung Sitoli

31 Desember 1999

Hakim Tingkat Pertama

Pengadilan Agama Sibolga

24 Mei 1993

Cakim

Pengadilan Agama Sibolga

21 Juli 1992

PNS

Pengadilan Agama Sibolga

01 Maret 1989

.

Acara Pelepasan dan Pengantar Tugas Hakim Tinggi Pengadilan Tinggi Agama Palembang Drs.H.Abdullah, S.H.,M.H. Sebagai Wakil Ketua Pengadilan Tinggi Agama Kupang berjalan dengan lancar dan sukses. semoga Drs.H.Abdullah, S.H.,M.H sukses di tempat yang baru dan segera berkarir kembali di Wilayah Jawa dan Sumatera

KETUA MA MELETAKAN BATU PERTAMA PERLUASAN GEDUNG PTUN JAKARTA

  2019

www.mahkamahagung.go.id- Jakarta - Humas MA: Ketua Mahkamah Agung (MA) RI, Prof. Dr. M. Hatta Ali meletakkan batu pertama renovasi dan perluasan gedung Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta pada Kamis pagi, 26 September 2019. Pada sambutannya, Ketua MA mengatakan bahwa perluasan dan renovasi gedung ini untuk meningkatkan kinerja aparatur negara agar bisa bekerja dalam suasana nyaman dan aman serta lingkungan yang sehat. "Renovasi ini juga untuk meningkatkan pelayanan bagi masyarakat khususnya bagi pencari keadilan." Ujar mantan juru Bicara Mahkamah Agung tersebut 

Pria kelahiran Makassar tersebut menegaskan bahwa renovasi gedung ini selain untuk menyesuaikan dengan prototipe gedung pengadilan yang telah ditetapkan oleh Mahkamah Agung, renovasi ini juga harus memenuhi standar sarana dan prasarana yang menjadi kriteria penilaian akreditasi penjaminan mutu pengadilan, agar renovasi ini dapat memenuhi kebutuhan jangka panjang, tidak menjadi bongkar-pasang gedung yang mengakibatkan pemborosan keuangan negara.

 

Lebih lanjut terkait pembangunan, Ketua Mahkamah Agung jugaberpesan agar setiap pelaksana kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah di lingkungan Mahkamah Agung dan badan peradilan yang ada berada di bawahnya, agar benar-benar memperhatikan dan menaati segala peraturan perundangan-undangan yang berkaitan, memastikan pencapaian hasil yang maksimal, serta mencegah potensi penyimpangan dan kerugian keuangan negara.

Masih menurut Profesor  Hatta bahwa Mahkamah Agung telah meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama enam kali berturut-turut. Mahkamah juga meraih National Procurement Award 2018, sertifikasi barang jasa 2018, dimana semua itu adalah prestasi yang harus dipertahankan. "Semua ini bisa diraih jika Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), pejabat lelang, pejabat penerima hasil, bendahara, semua menjalankan tugas secara profesional," tegas Hatta.

  2019

Pada akhir sambutannya, Ketua Mahkamah Agung berharap renovasi dan perluasan ini dapat berjalan dengan lancar, tepat waktu pengerjaan, dan memenuhi standar kualitas pekerjaan. "Semoga pembangunan berjalan lancar,dan para pekerja diberi keselamatan dalam bekerja hingga gedung bisa dimanfaatkan," ucap Hatta.

Senada dengan Ketua Mahkamah Agung, Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Jakarta, Sulistyo, SH., M.Hum. mengatakan pada sambutannya di acara tersebut bahwa renovasi dan perluasan ini dibutuhkan untuk menunjang pelaksanaan tugas sehari-hari serta mengantisipasi bertambahnya volume perkara yang setiap tahunnya terus meningkat. Sehubungan dengan perluasan kewenangan pengadilan tata usaha negara berdasarkan UU No. 30 tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan dan UU sektoral lainnya. Sulistyo menjelaskan bahwa renovasi dan perluasan gedung ini dilaksanakan dalam 2  tahap, tahap pertama tahun 2019 dan tahap kedua tahun 2020.

  2019

Acara ini dihadiri oleh Wakil Ketua MA bidang Yudisial, Dr. Syarifuddin, SH. MH., Wakil Ketua MA bidang Non Yudisial, Dr. Sunarto, SH., MH, Ketua Kamar Tata Usaha Negara MA, Dr. Supandi, SH., MH, Ketua Kamar Pidana MA, Dr. Suhadi, SH., MH, para Hakim Agung Kamar TUN, Sekretaris Mahkamah Agung, A.S Pudjoharsoyo, SH., M.Hum, Kepala Biro Hukum dan Humas MA, Dr. Abdullah, SH.,   MS, Direktur Jenderal Badan Peradilan Militer dan TUN, Lulik Tri Cahyaningrum, SH., MH. serta para pejabat eselon 2 pada Mahkamah Agung, Ketua pengadilan tingkat banding se wilayah Jakarta, Ketua Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Ketua Pengadilan Agama Jakarta Timur, para mantan ketua PTUN Jakarta, dan undangan lainnya. (azh/RS)