Untitled (2000 x 554 px).png

KETUA MA: APARATUR PERADILAN HARUS MENJADI SURI TAULADAN DALAM MENJALANKAN PROKES

https://mahkamahagung.go.id/id/berita/4735/ketua-ma-aparatur-peradilan-harus-menjadi-suri-tauladan-dalam-menjalankan-prokes 

KETUA MA: APARATUR PERADILAN HARUS MENJADI SURI TAULADAN DALAM MENJALANKAN PROKES

Jakarta-Humas MA: “Dalam kondisi seperti saat ini, kesehatan menjadi prioritas yang paling utama, karena tidak mungkin kita dapat melakukan segala aktivitas tanpa didukung oleh kondisi tubuh yang sehat. Selain itu, aparatur yang sehat merupakan kunci utama bagi pencapaian visi misi dan tugas pokok lembaga peradilan. Oleh karenanya, mari berikhtiar sebaik mungkin dalam menerapkan protokol kesehatan, guna melindungi keselamatan kita, keluarga, masyarakat di sekitar kita.”

Demikian disampaikan oleh Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. M. Syarifuddin, S.H., M.H, saat pimpin wisuda purnabakti Ketua Pengadilan Tinggi (KPT) Tata Usaha Negara (TUN) Medan Bapak H. Bambang Edy Sutanto Soedewo, pada hari Jum’at 30 Juli 2021 secara virtual.

Lebih lanjut, Mantan Kepala Badan Pengawasan ini mengatakan bahwa aparatur peradilan merupakan contoh bagi keluarga dan masyarakat sekitar. Oleh karenanya, aparatur peradilan selayaknya menjadi suri tauladan dalam disiplin menjalankan protokol kesehatan. “Jangan sampai terjadi warga peradilan apalagi hakim menjadi contoh buruk yang melanggar protokol Kesehatan, terlebih ikut termakan dan menyebarkan hoax seputar virus Covid-19 ini,” tegas Prof. Syarifuddin.

TERIMA KASIH BAPAK H. BAMBANG EDY

Terkait dengan sosok Bapak H. Bambang Edy Sutanto Soedewo, Prof. Syarifuddin yakin bahwa selama masa pengabdian yang begitu panjang sebagai pegawai dan sebagai hakim kurang lebih 36 tahun, tentu telah banyak menanamkan budi kebaikan, pengalaman yang berharga dan pembelajaran. Mantan Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Non Yudisial tersebut berharap Bambang Edy tidak berhenti berkarya.

Momentum wisuda purnabakti ini, menurut Prof. Syarifuddin adalah titik yang menandai berakhirnya masa jabatan Bapak H. Bambang Edy Sutanto Soedewo, S.H.M.H. sebagai Ketua Pengadilan Tingkat Banding. Namun tugas yang lain sebagai seorang kakek, suami dan anggota masyarakat masih akan terus berjalan selama hayat dikandung badan. Bahkan tugas-tugas itu, kini dapat dilaksanakannya lebih leluasa karena tidak lagi dibebani dengan tugas-tugas kedinasan yang tentu sangat menyita waktu, tenaga dan pikirannya selama ini. Prof. Syarifuddin  mengutip Al-Qur’an Surat Al-Insyirah ayat 7 dan 8 menyebutkan bahwa “Maka apabila engkau telah selesai (dari sesuatu urusan), tetaplah bekerja keras (untuk urusan yang lain). Dan hanya kepada Tuhanmulah engkau berharap”. 

 “Saya atas nama Negara dan Pimpinan Mahkamah Agung mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas pengabdian dan dedikasi yang telah berikan selama menjalankan tugas. Dengan disertai rasa syukur dan bangga, sekaligus dengan berat hati saya harus melepas Bapak H. Bambang Edy Sutanto Soedewo, S.H.M.H. selaku Ketua Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan yang telah memasuki masa Purnabakti.” Kata Prof. Syarifuddin. (azh/RS)

MENDOAKAN SELURUH ANAK BANGSA, KETUA MAHKAMAH AGUNG HADIRI TAHLIL NASIONAL

https://mahkamahagung.go.id/id/berita/4729/mendoakan-seluruh-anak-bangsa-ketua-mahkamah-agung-hadiri-tahlil-nasional

MENDOAKAN SELURUH ANAK BANGSA, KETUA MAHKAMAH AGUNG HADIRI TAHLIL NASIONAL

Jakarta-Humas MA: Dalam rangka mendoakan seluruh anak bangsa yang telah wafat selama pandemi Covid-19, Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., menghadiri Tahlil Nasional secara virtual pada Kamis, 22 Juli 2021 pukul 19.30 WIB. Acara yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama ini merupakan kelanjutan dari ikhtiar batin, melangitkan doa dan harapan agar seluruh anak bangsa yang wafat selama pandemi bisa menjadi syuhada, bisa mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya. Selain itu acara ini juga bertujuan untuk mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa agar pandemi ini segera berakhir.

Selain Ketua Mahkamah Agung, acara Tahlil Nasional yang mengangkat tema "Doa untuk Syuhada" juga dihadiri oleh ribuan orang di antaranya yaitu para Pemimpin Lembaga Negara, jajaran Menteri Kabinet Indonesia Maju, para tokoh agama, pengasuh pondok pesantren dari seluruh Indonesia, para santri dan undangan lainnya.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/9085

Dalam sambutannya, Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyampaikan bahwa melalui acara ini, kita ingin mendoakan ulama, guru, pendakwah, pengasuh pesantren, dokter, tenaga kesehatan, aktivis, relawan kemanusiaan, dan seluruh elemen masyarakat yang wafat selama pandemi Covid-19. Ia menambahkan bahwa Tahlil Nasional juga digelar untuk mendoakan bangsa agar diberi kekuatan dalam menghadapi pandemi ini. "Semoga cobaan ini cepat berlalu. Mari sama-sama galang kekuatan lahiriyah dan batiniyah agar pandemi segera berakhir dengan pertolongan Allah," harap Menteri Agama.

Acara Tahlil Nasional dipimpin oleh Romo K.H. Abdul Qodir Ahmad Sahal dari Pondok Pesantren Salafiyah Pasuruan. (azh/RS)

KETUA MA HADIRI TAKBIR AKBAR VIRTUAL IDULADHA 1442 H

https://mahkamahagung.go.id/id/berita/4725/ketua-ma-hadiri-takbir-akbar-virtual-iduladha-1442-h 

Jakarta – Humas MA: Ketua Mahkamah Agung, Prof. Dr. H. M. Syarifuddin, S.H., M.H., menghadiri acara Takbir Akbar Virtual Iduladha 1442 H pada hari Senin  19 Juli 2021 pukul 19.30 WIB. Acara ini diselenggarakan oleh Kementerian Agama dengan tema Solidaritas Bersama untuk Indonesia Sehat dengan tagar #TakbirdiRumahAja.

Acara yang disiarkan secara langsung di stasiun televisi nasional, radio, dan media sosial Kementrian Agama ini dihadiri oleh Presiden Joko Widodo, Wakil Preseiden KH. Ma’ruf Amin, jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju, para kepala lembaga, para tokoh agama, para gubernur, bupati, walikota dan undangan lainnya yang hadir dari kediaman masing-masing.

https://www.mahkamahagung.go.id/cms/media/9080

Presiden  dalam sambutannya mengimbau kepada seluruh masyarakat agar hari raya Iduladha diperingati secara sederhana dan khidmat dengan tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat, serta mendahulukan kepentingan antar sesama masyarakat untuk dapat bangkit di masa pandemi Covid-19. Presiden mengajak seluruh masyarakat untuk memohon pertolongan Allah memohon kesembuhan bagi yang sakit, memohon kekuatan bagi petugas yang berada di garis terdepan, serta kesabaran bagi semua dalam menghadapi ujian pandemi ini. Presiden juga mengajak seluruh masyarakaat untuk berdoa agar pandemi ini segera berlalu. “Inilah momentum untuk menguatkan solidaritas dalam semangat persaudaraan, ukhuwah islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah yang akan mampu melipatgandakan energi kita untuk menghimpun kekuatan, optimis untuk bangkit bersama,” kata Presiden.

Acara takbir bersama dipimpin oleh Guru Besar Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta KH. Said Agil Husin Al Munawwar. (azh/RS)

Ketua BP4 Kunjungi Badilag MA RI

 

Jakarta | badilag.mahkamahagung.go.id

Bertepatan hari selasa, tanggal 6 juli 2021 pukul 10.00 wib Ketua Umum BP4 Prof. KH. Nasaruddin Umar, MA., Ph.D beserta rombongan berkunjung ke Badilag dalam rangka silaturohim dan tukar informasi seputar perkembangan dan problematika umat di Indonesia saat ini, dalam acara tersebut disambut langsung oleh Dirjen Badilag MA RI Dr. Drs. H. Aco Nur , S.H., M.H. didampingi pejabat eselon II diantaranya Sesditjen Badilag MA RI Drs. H. Arief Hidayat, S.H., M.M., Diradmin Badilag MA RI Dr. Dra. Hj. Nur Djanah Syaf, S.H., M.H. dan Hakim Yustisial pada Badilag MA RI.

Dalam sambutannya Aco Nur menyampaikan rasa bersyukur atas kesempatan kali ini Ketua BP4 yang sekaligus sebagai Imam Besar Masjid Istiqlal Jakarta berkenan berkunjung ke Badilag dalam rangka untuk menjalin silaturohim . Sebelum memasuki ruang Badilag Command Center (BCC) KH.Nasaruddin Umar berkesempatan berkeliling diarea galeri Badilag yang berada di ruang tengah lantai 6, disela-sela mengelilingi galeri, Imam Besar yang familier dipanggil KH.Nasaruddin mengamati satu persatu benda bersejarah berdirinya serta perkembangan peradilan agama dari masa ke masa hingga saat ini yang berubah menjadi era tekhnologi mutakhir.

KH.Nasaruddin sangat senang melihat suatu Lembaga memiliki koleksi benda bersejarah yang tidak banyak orang peduli untuk generasi kedepan, sedangkan Badilag telah memiliki fasilitas tersebut yang bisa membantu dunia akademisi melakukan penelitian dan kajian.

Aco Nur menyampaikan perkembangan peradilan agama yang saat ini telah banyak melakukan berbagai inovasi dengan mengikuti laju perkembangan tekhnologi dengan tujuan memberikan pelayanan peradilan agama bagi pencari keadilan dengan penuh kemudahan serta Badilag juga melakukan Langkah-langkah kedepan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia baik Kerjasama dalam negeri maupun luar negeri.

IMG 2161

Saat ini peradilan agama telah memiliki tenaga handal dari para hakim mediator yang telah bersertifikat dan tersebar di seluruh Indonesia sehingga persengketaan yang masuk diperadilan agama harus mmenempuh proses mediasi terlebih dahulu sesuai SEMA tentang Mediasi, imbuh Aco Nur. Jumlah perkara perceraian dimasa pandemic kali ini terjadi kenaikan dikarenakan banyak factor sebagai pemicu naiknya angka perceraian diwilayah Indonesia. BP4 sejak awal berdiri memiliki peran dalam melakukan penyuluhan , nasihat dan bimbingan kepada masyarakat demi mewujudkan ketahanan serta keutuhan rumah tangga, tegas KH.Nasaruddin Umar, sehingga saat ini diperlukan Langkah Bersama-sama untuk menekan lajunya perceraian umat Islam yang diajukan ke Pengadilan Agama, karena dengan menekan angka perceraian dan terselamatkan rumah tangga umat Islam maka in sya Allah bisa mengurangi angka kemiskinan.

Rencana kedepan pihak BP4 mengajak Badilag MA RI untuk bekerjasama dalam meningkatkan keberhasilan mediasi perkara perselisihan rumah tangga , yang mana permasalahan perceraian dari tahun ketahun yang meningkat menunjukkan pemahaman masyarakat terhadap agama semakin menurun, oleh karenanya diperlukan peran banyak pihak demi mewujudkan masyarakat tentram, damai dan agamis.

Di akhir sambutannya Aco Nur menegaskan bahwa Badilag sampai saat ini tidak berhenti berinovasi, melakukan berbagai terobosan dan kerjasama dengan berbagai lembaga baik dunia akademisi ataupun instansi lainnya dengan tujuan mewujudkan peradilan agama yang agung dan modern.(AJ)

Ketua MA Lantik 7 Ketua Pengadilan Tinggi Agama


Jakarta | mahkamahagung.go.id

Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia Prof.Dr. H.M. Syarifuddin, S.H., M.H. melantik dan mengambil sumpah 7 Ketua Pengadilan Tinggi Agama di Ruang Kusumaatmadja Lantai 14 gedung Mahkamah Agung, Jumat (2/7/2021).

Ketujuh Ketua Pengadilan Tinggi Agama yang dilantik dan diambil sumpah yaitu ;

  1. Zaini, S.H., M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Palembang;
  2. Insyafli, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bengkulu;
  3. Subuki, M.H.I., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Maluku Utara;
  4. Mansur, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Samarinda;
  5. Imron Rosadi, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Ambon;
  6. Agus Budiadji, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Bangka Belitung;
  7. Sudirman, S.H., M.H., sebagai Ketua Pengadilan Tinggi Agama Jayapura

Pada saat yang sama, Ketua Mahkamah Agung juga melantik dan mengambil sumpah 2 Ketua Pengadilan Tinggi dan 3 Kepala Pengadilan Militer Tinggi,

Dalam sambutannya Prof. Syarifuddin menyampaikan bahwa jabatan bukanlah kekuasaan apalagi kesewenang-wenangan,Jabatan adalah amanah yang harus dipertanggungjawabkan, baik kepada publik, negara maupun kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.

HUBL8324

Di masa pandemi seperti sekarang ini, Prof. Syarifuddin juga berpesan agar dapat menerapkan SEMA Nomor 1 Tahun 2020 sampai dengan SEMA Nomor 9  Tahun 2020 Tentang pengaturan Jam Kerja Dalam Tatanan Normal Baru pada Mahkamah Agung dan Badan Peradilan dibawahnya, terutama bagi wilayah pengadilan yang masuk ke dalam zona merah.

HUBL8331

Untuk pengaturan lockdown,KMA menyampaikan bahwa kebijakan tersebut diserahkan kepada pimpinan pengadilan setelah berkoordinasi ke beberapa pihak terutama dengan pengadilan di atasnya. “Semua itu tentu dilakukan sebagai bagian ikhtiar kita menjaga kesehatan aparatur peradilan” katanya.

Pelantikan dihadiri secara virtual oleh Wakil Ketua Mahkamah Agung Bidang Yudisial, Wakil Ketua Mahkamah Agung  Bidang Non Yudisial, Para Ketua Kamar, Para Hakim Agung dan Hakim Ad-Hoc, dan juga dihadiri secara langsung oleh Panitera dan Sekretaris Mahkamah Agung, serta Para Pejabat Eselon I pada Mahkamah Agung.